Saturday, November 29, 2008

Happy Bday

Happy bday to MAHZALIANAWATI HJ ZABIDI may allah bless with the happiness and good health.

Friday, November 28, 2008

FAMILY GATHERING - DOA SELAMAT

The twins : SYAZWAN & SYAZWANEE and Little Haziq Haziq is da most tiup candle!!....
Tonite we're celebrating for the twins bday SYAZWAN [Wan] & SYAZWANEE [Wanee) and little Haziq. In this event the Doa Selamat read by Haji Mahdini oppss....... my mistake here he he.. read by Tangah Laki.
HAPPY BDAY WAN & WANEE AND LITTLE HAZIQ FROM ABANG HAJI AND KAK NGAH
Venue: At Hj Zainal Restaurant & Catering at Sengkurong Time: Around 7.30pm Date: 27th Nov 2008

Saturday, November 22, 2008

GREEN CAKE BATIK

Ohkay... just ohkay... Try baking new recipe kek batik hijau, so here it is, sedapppp........ Next step wanna try agar-agar oreo and olso the muffin.

DK AMANIA (ALAI BABY)

This pics taken requested by Alai Baby. Venue: Hua Ho Tanjong Bunut Time: Around 2+pm

Friday, November 21, 2008

SELAMAT PENGANTIN BARU

SELAMAT PENGANTIN BARU ABU HURAIRAH BIN HAJI ANUAR DENGAN NUR KHAIRUNNISA BINTI MD METUSSIN FROM BOTH OF US MR & MRS BLACKCAR

Sunday, November 16, 2008

BUNGA CITRA LESTARI

MADAGASCAR 2 - Escape From Africa

PINK

FAMILY GATHERING

One of the most important thing in my life is FAMILY. Last nite we had our dinner together at home Selayun. My moms sure very happy when she knew that her grandson FITRI just got his PSR Result with the good result, and the second it's DANIEL birthday. So we're just celebrating with prayers and most of all i want that may allah bless us dan semoga selalu diberikan rahmat dibawah payung perlindungannya.... AMIN. Family: A social unit where the father is concerned with parking space, the children with outer space, and the mother with closet space.

Friday, November 14, 2008

HATI NURANI

Sumber: Zaafarani Zahirul Haq Hati adalah panglima, begitulah Rasulullah menggambarkan salah satu bahagian tubuh manusia. Bila ia benar dan sihat, sihat pula seluruh kelakuan fisik pemiliknya. Sebaliknya jika ia rosak, maka rosak pula segala tingkah laku fisiknya. Yang menghentak, menegur dan menyedarkan diri kita dari berbagai kesalahan dan alpa sehingga dengan pengaruh tersebut kita dapat menentukan baik tidaknya perbuatan kita. Islam memandang hati tidak hanya sebatas mendefinisikannya sebagai sebuah benda yang berbentuk segumpal darah, namun jauh lebih dari itu, Islam memberikan perhatian yang sangat besar dalam memelihara keadaan hati, bahkan yang menjadikan satu dari dua syarat diterima atau tidaknya suatu pekerjaan ibadah iaitu factor niat yang letaknya ada dalam hati dan benar tidaknya amalan tersebut sesuai dengan syariat Islam. Sehingga hal ini tentunya memerlukan perhatian yang sangat serius bagi pemiliknya agar ia tetap dalam keadaan yang bersih dan bening dari segala bentuk noda dosa dan kemaksiatan. Dalam hati manusia terdapat fitrah dan ketundukan sebagai hamba terhadap Tuhannya yang menciptakan, menghidupkan, yang memberikan rezeki dan yang akan mematikannya. Setiap manusia sejak pertama kali ditakdirkan ada, telah diikat dengan kepatuhan kepada Tauhid, mengesakan Allah Yang Maha Esa “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari Sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “ Bukankah Aku ini Tuhanmu?”. Mereka menjawab :”Betul (engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” QS Al A’raf :127 Fitrah kemusliman atau ketundukan merupakan warna asli dari keseluruhan tabiat fisik dan psikis kita . Fitrah, yang dengannya manusia dititahkan, memberi sensor diri dan pelita penerang jalan. ‘Istafti Qalbak ‘. Mintalah fatwa pada hatimu. Kebaikan itu adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hatimu tenang. Sedangkan dosa itu adalah sesuatu yang memunculkan keraguan dan kegelisahan dalam dada ... Itulah jawapan Rasulullah SAW saat ditanya tentang definisi al birr atau kebaikan oleh seorang sahabat bernama Wabishah bin Ma’bad ra. Dari definisi al birr tersebut, sangat jelas bahawa hati nurani mempunyai peranan yang sangat strategik bagi manusia dalam menjalani kehidupan ini. Ini menunjukkan bahawa barangsiapa yang amal baiknya membuat hatinya suka dan amalan buruknya membuat hatinya gelisah maka dia itu adalah muslim. Allah SWT memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih berbagai pilihan yang ada, dengan hati ia mempunyai kemampuan untuk membezaka n mana yang baik dan mana yang buruk dari berbagai pilihan tersebut. "Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaan" QS As Syams :8 Tidak hanya sebatas hati yang Allah berikan kepada manusia, namun Allah juga mengutus para Rasul untuk mengajari manusia bagaimana mengelola instinct-instinct dasarnya, sekaligus mempertajam hati nuraninya. “Dan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan , maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepadaAllahlah kesudahan segala urusan.” QS Luqman : 22 Fitrah yang ada pada manusia sampai bilapun tidak akan berubah, bagaimanapun keadaan peradaban dan kemajuan manusia : “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada (agama) Allah, (tetaplah) atas fitrah Allah yang menciptakan manusia menurut fitrah Allah itu. Tidak ada penambahan pada fitrah Allah itu. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui QS Ar Ruum : 30 Dalam alur kehidupan, hawa nafsu sebagai bahagian dari diri manusia mampu mengotori hati ini dengan daki-daki dan dosa kemaksiatan, hati yang mempunyai fungsi sebagai teman dalam menuntun diri kita akan hilang peranannya dengan padamnya cahaya yang dimilikinya, mengacaukan jernih suaranya dan memandulkan ketajamannya. Seperti yang ditegaskan oleh Rasulullah Saw “Sesungguhnya dosa-dosa itu bila terus menerus menimpa hati, maka ia akan menutupinya. dan bila hati tertutup, akan datang kunci dan cap Allah SWT. Bila sudah demikian , tak ada lagi baginya jalan, tidak jalan keimanan untuk masuk kedalamnya, tidak juga jalan kekafiran untuk keluar darinya"

MENGENAL LEBIH JAUH DIRI SENDIRI

Sumber: Zaafarani Zahirul Haq Sebuah pepatah lama mengatakan, kuman di seberang dapat dilihat tetapi gajah di pelupuk mata tidak kelihatan. Pepatah ini menganalogikan bahawa sering manusia lebih pandai menilai kelebihan dan kekurangan orang lain. Tetapi mengenali kelebihan dan kekurangan diri sendiri adalah sebuah pekerjaan sulit dan sering diabaikan manusia. Allah SWT berfirman; " Kami akan perlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di merata-rata tempat (dalam alam yang terbentang luas ini) dan pada diri mereka sendiri, sehingga ternyata jelas kepada mereka bahawa Al-Quran adalah benar. Belumkah ternyata kepada mereka kebenaran itu dan belumkah cukup (bagi mereka) bahawa Tuhanmu mengetahui dan menyaksikan tiap-tiap sesuatu? " Q.S Fussilat : 53 Ada pula hadith yang walahualam shohih atau tidak mengatakan “Siapa yang kenal dirinya akan Mengenal Allah". Dari firman Allah dan hadith di atas dapat kita simpulkan betapa pentingnya pengenalan terhadap diri sendiri. Allah telah menunjukkan kekuasaanNya dalam diri manusia. Kemudian dilanjutkan oleh hadith Nabi; " Siapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya. " Ertinya; Bila seseorang mengenal dirinya maka ia akan memikirkan penciptaaan dirinya. Siapa lagi yang menciptakan manusia kalau bukan Allah SWT. Sering manusia tidak mengenali dirinya sendiri, tidak tahu dari mana ia berasal, siapa yang menciptakannya, untuk apa ia hidup dan akan kemana ia setelah meninggal. Maka tidak hairan ramai manusia yang mengabaikan dirinya bahkan tidak segan menyiksa dirinya sendiri untuk mendapatkan kepuasaan sesaat. Manusia terdiri dari tiga unsur, ruh, jasad dan jiwa. Ketiga-tiganya mempunyai peranan yang tidak boleh dipisahkan. Jasad tanpa ruh ibarat sebatang pohon yang mati, layu dan gersang. Binatang memiliki jasad dan jiwa, tetapi ia tidak memiliki ruh. Manusia jelas berbeza dengan binatang. Dan Allah telah melebihkan manusia dari makhluk ciptaanNya yang lain, manusia dikatakan sebagai makhluk yang paling sempurna. Apakah kesempurnaan ini menjadikan manusia berfikir?. Tidak perlu dulu tentang yang lain, tetapi berfikir tentang penciptaanya. Berfikir tentang hakikat dirinya. Tentang jasad sempurna dan sebaik-baik bentuk yang diciptakan Allah untuknya. Tentang jiwa dan ruh yang tidak tampak tapi mengendalikan hampir seluruh keputusan yang diambil manusia. Manusia adalah makhluk paling sempurna yang diciptakan Allah dimuka bumi ini. Ia memiliki kombinasi sifat syaitan dan malaikat. Salah satu sifat tersebut boleh mendominasi kehidupan manusia. Jika sifat syaitan yang mendominasi, maka ia akan berperilaku seperti syaitan. Dia menjadi manusia yang jahat, pendendam, sombong, angkuh, penipu, ingkar kepada Allah, dan sifat buruk lainnya. Sebaliknya jika sifat malaikat yang mendominasinya, maka ia menjadi manusia yang baik, taat dan tunduk kepada Allah. Walaupun jika didominasi oleh kedua sifat itu, tidak pula harus manusia akan menjadi syaitan atau malaikat. Dia tetaplah manusia, hanya sahaja perilakunya yang tampak seperti syaitan atau malaikat.. Manusia bebas memilih, perilaku manakah yang menjadi keinginanya. Pilihan itu hanya dapat diambil jika manusia tahu mengenai dirinya, baik kelebihan mahupun kekurangannya, sifat buruk mahupupun sifat baiknya. Jika tidak menggunakan akalnya, boleh juga manusia berperilaku seperti binatang, yang hanya hidup untuk kepentingan perutnya sahaja. Tetapi kadang kala manusia lebih buruk dari binatang. Jika binatang hanya memenuhi keinginan perutnya hari itu sahaja. Tetapi manusia tidak, kadang sudah dipenuhi keinginan perutnya untuk beberapa tahun ke depan, tetap sahaja terus menjajah dan merampas sesuatu yang bukan menjadi haknya. Kita tentu tidak ingin seperti binatang, apalagi lebih rendah dan parah dari binatang. Dari mana awal mulanya diri ini? Dalam Al-Quran dikatakan, bahawa kita hanyalah seonggok jasad yang berasal dari air mani. Tidak ada satu tanganpun di dunia ini yang mampu menciptakan manusia. Jika kita sedar akan hakikat diri kita, bahawasanya kita adalah makhluk yang lemah, jika Allah tidak menolong kita, kita bukanlah apa-apa dan bukan pula siapa-siapa. " Wahai umat manusia, sekiranya kamu menaruh syak (ragu-ragu) tentang kebangkitan makhluk (hidup semula pada hari kiamat), maka (perhatilah kepada tingkatan kejadian manusia) kerana sebenarnya Kami telah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setitik air benih, kemudian dari sebuku darah beku, kemudian dari seketul daging yang disempurnakan kejadiannya dan yang tidak disempurnakan; (Kami jadikan secara yang demikian) kerana Kami hendak menerangkan kepada kamu (kekuasaan Kami) dan Kami pula menetapkan dalam kandungan rahim (ibu yang mengandung itu) apa yang Kami rancangkan hingga ke suatu masa yang ditentukan lahirnya; kemudian Kami mengeluarkan kamu berupa kanak-kanak; kemudian (kamu dipelihara) hingga sampai ke peringkat umur dewasa dan (dalam pada itu) ada di antara kamu yang dimatikan (semasa kecil atau semasa dewasa) dan ada pula yang dilanjutkan umurnya ke peringkat tua nyanyuk sehingga dia tidak mengetahui lagi akan sesuatu yang telah diketahuinya dahulu dan (ingatlah satu bukti lagi); Engkau melihat bumi itu kering, kemudian apabila Kami menurunkan hujan menimpanya, bergeraklah tanahnya (dengan tumbuh-tumbuhan yang merecup tumbuh) dan gembur membusutlah ia, serta ia pula menumbuhkan berjenis-jenis tanaman yang indah permai. " Q.S Al-Hajj : 5 Sesungguhya kita dapati diri ini dalam kesesatan dan kejahilian, kemudian Dia beri kita petunjuk. Sesungguhnya kita dapati diri ini dalam kegelapan, kemudian Dia beri kita cahaya. Sesungguhnya kita dapati diri ini dalam kebingungan, kemudian Dia beri kita jalan keluar. Sesungguhnya kita temui diri ini dalam kelemahan iman, kemudian Dia beri kita keteguhan. Sesungguhnya kita dapati diri ini dalam kehinaan dan kerendahan, kemudian Dia beri kita kemuliaan dan izzah serta iffah. Sesungguhnya kita dapati diri ini dalam kebodohan, kemudian Dia beri kita lentera ilmu. Sesungguhnya kita dapati diri ini dalam keadaan telanjang, kemudian Dia beri kita pakaian. Jika begitulah proses kelahiran kita, lalu mengapa kita menjadi lupa diri? Menjadi manusia yang tidak tahu diri? Menjadi manusia yang melupakan hakikat penciptaan diri kita, kita hanyalah berasal dari seonggok tanah dan pasti akan kembali ke tanah. Siapapun orangnya, rakyat jelata atau pegawai tinggi negara, cantik atau jelek, lahir di barat mahupun di timur. Kita dilahir dalam keadaan sama, darjat kita sama di hadapan Allah SWT, Zat yang menciptakan kita. Kadang kita tidak segan menyiksa diri sendiri dengan mengabaikan hak-hak jasad, ruh dan akal. Yang paling sering dilupakan adalah hak ruh. Seperti sebuah tanaman yang tidak pernah disiram, lama-lama akan layu kemudian mati. Begitu pula jika ruh tidak pernah diberi makanan yang bergizi, tidak pernah disuapi vitamin iman, suatu saat akan gersang, dan tidak mustahil kelak akan mati. Bila ruh sudah mati, maka tidak akan ada lagi fungsinya jasad. Jasad akan tinggal seonggok jasad. Kematian ruh adalah awal dari kesengsaraan hidup di dunia dan akhirat. Mengenal Allah. Mungkin kita pernah bertanya, “Adakah Allah, dimanakah Allah” jaawapannya singkat sekali, Allah ada dan sangat dekat degan kita. Lebih dekat dari urat nadi kita sekaipun. Dia tidak pernah tidur, tidak akan pula mati. Jika kita kembali kepada hadith yang telah disebutkan di atas, maka pengenalan terhadap diri dan Allah adalah sebuah rangkaian yang tidak dapat dipisahkan, kerana menurut hadith tersebut; “Barangsiapa yang mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya.” Mengapa kita harus mengenal Allah? Dengan mengenal Allah akan memberikan banyak kebaikan, diantaranya, ketenangan, meningkatkan iman dan taqwa. Pengenalan kita dengan Allah akan menumbuhkan rasa cinta kepadaNya. Dengan kekuatan cinta itu kita menjalani segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Banyak cara untuk ma�rifat (kenal) dan mahabbah (cinta) kepada Allah. Diantaranya menurut Dr. Irwan Prayitno dalam buku keperibadian muslimnya adalah dengan akal dan fitrah, pendengaran dan penglihatan, alam semesta, binatang, manusia dan haiwan, pengenalan jiwa serta mukjizat. Dalam sebuah perjalanan panjang kita dapat melihat alam semesta terbentang indah, tersusun rapi. Siapakah yang membentangkan dan menyusun itu semua? Adakah tangan manusia mampu melakukannya jika tidak ada Zat yang melakukannya? Terlalu banyak perantaraan untuk mengenal Allah, hanya saja sejauh mana keinginan kita mengenal kebesaran Allah. Memang Allah tidak mungkin dilihat secara fizikal, tetapi keberadaanya dapat kita rasakan dalam setiap tarikan nafas kita. Mengenal diri sendiri Tiada orang yang mengenal diri kita kecuali kita sendiri ! Apabila kita melihat ke dalam diri dan belum menemukan sesuatu yang sesuai, maka sebenarnya kita sedang mencari identiti. Cuba renungkan sejenak tentang beberapa perkara berikut ini : Dari mana anda datang? Kemana anda pergi? Apakah tujuan anda berada dalam dunia fana ini? Apakah sebenarnya bahagian dan apakah sebenarnya derita? Apakah kekuatan anda? Apakah kelemahan anda? Apakah cita-cita anda? Apakah kehendak anda? Apakah kekuasaan anda? Jika kita mampu menjawabnya, maka dapat dikatakan kita mengenal sepenuhnya diri dan hakikat kehidupan kita. Tapi tidak jarang manusia amat kesukaran menjawab pertanyaan itu. Kita perlu menyediakan waktu sejenak mererungi keberadaan kita, mengenali tidak sahaja secara fizikal diri kita, tetapi juga segala faktor eksternal dan internal diri yang akan membawakan kehidupan kita kepada sebuah titik terbaik tidak saja di dunia tetapi juga di akhirat. Cubalah menganalisis secara jujur perilaku, tabiat dan keperibadian kita. Hati nurani akan berkata jujur. Bila kita temukan kekurangan tidak ada salahnya kita mencuba memperbaiki diri. Bertanya kepada orang lain merupakan langkah yang positif untuk mengenali lebih jauh diri kita. Penilaian kita dan orang lain akan membantu kita menjadi manusia yang mendekati kepada sifat malaikat. Memperbaiki dan senantiasa melakukan perubahan adalah sebuah kenescayaan dalam hidup ini. Kerana perubahan tidak selalu memperbaiki sesuatu, tetapi untuk menjadi lebih baik kita mesti berubah. Proses pengenalan diri tidak boleh berhenti pada sebuah titik jenuh. Tidak ada batasan dalam tempat ruang dan waktu. Kenalilah terus diri kita, temukan segala potensi dan kekurangan. Sedari hakikat keberadaan diri kita di dunia. Jika kita memahami itu semua, maka mata hati kita akan mudah terbuka mengenali Rabb yang menciptakan kita.Tidak ada lagi hijab yang aka membatasi ruang diskusi kita denganNya. Yang ada adalah bagaimana kesungguhan kita memanfaatkan segala potensi yang ada dan meminimakan segala kekurangan untuk tetap dekat dengan Allah, menggapai cintaNya, bekerja ikhlas untukNya. InsyaAllah kehidupan kita tidak akan sia-sia. Kita akan menjadi manusia yang produktif, perceptive dan inovatif. Wallahu'alam Bisshawab

MADAGASCAR 2 - Escape From Africa

King Julien makes us laugh he he he..... Melman and Gloria awesome..... Alex/Alakay and Marty still good friends.. Watched it last nite at the mall cinema, we enjoy it coz its make us laugh especially the lady granny, she's got the power!!! ha ha ha. we can say that the rating will be four stars.

Friday, November 7, 2008

OUR MOM MAKE NEW PROGRESS

After the makeover/renovate This pic below is before the make ove/renovate After flood strike back, OUR mom decide to make a bit makeover/renovate at our house at Sleayun. Here it is... ...
Publish Post
....

HOUSE ON FIRE

After we had our lunch yesterday, im off to home (Selayun) and when i was there i see house on fire. I did shoot few pics of it as attached above. Time taken: Around 2++ Venue: At Kg Selayun

HAPPY BIRTHDAY

HAPPY BIRTHDAY TO UMI BUSHRAA (BAHANA23) MAY ALLAH BLESS YOU ALWAYS Maybe life will separate us, Yet we'll always be best friends. So may love, until life ends, In joy or sorrow not forsake us, Sunshine on the darkest day. Though there's a frequency WE miss, Each breath of peace that fortune sends Recalls a bond time can't betray.
LOVE FROM ALL FAMILY HERE

Monday, November 3, 2008

THIS ONE OR THAT ONE?

WHAT MY WIFE LIKE IT VERY MUCH

So we went out yesterday look around for our new furniture at our room for our next home can say it 1st home at Selayun. Since the flood strike back then all the furnitures not too good to use it anymore. AND THEN this is what happen, my wife seen this dinning table with the leopard style design and KLIK......... see im in that pic with my own style....... JUST Bcoz of the leopard design kah kah...... well i can say that she like it!!

WHICH ONE?

This one?
OR
This one?
This?
This?
And This One?